Make your own free website on Tripod.com
 
 
 
 
 

 

PROGRAM KERJA YANG TELAH TEREALISASI


 

Komisi A :

Komisi A telah berhasil megadakan hearing dengan BEM Kema Fisip Unpad mengenai pelaksanaan masalah Postmo Toast 2004 yang baru dilaksanakan.
Mengkoordinir anggota BPM untuk ikut dalam mengawasi kegiatan Postmo Toast 2004.

STANDAR BAKU MEKANISME PENGAWASAN BPM TERHADAP BEM KEMA FISIP UNPAD

1. Sistem pengawasan BPM kepada BEM :
    a. Rapat Evaluasi dengan BEM
        Rapat Evaluasi adalah rapat yang diadakan untuk mengevaluasi kinerja BEM. Rapat Evaluasi dilaksanakan         secara rutin setiap satu bulan sekali. Dalam hal ini BPM diwakili oleh Komisi A (Komisi Pengawasan BEM).
    b. Rapat Koordinasi dengan BEM
        Rapat Koordinasi dibagi menjadi rapat koordinasi awal semester ganjil dan genap dan rapat koordinasi         insidental:
        - Rapat Koordinasi awal semester dilaksanakan untuk membahas program kerja BEM selama satu semester
        - Rapat Koordinasi insidental dilaksanakan insidental antara BPM dan BEM bila mengahadapi permasalahan           yang memerlukan penyikapan segera
    c. Pengawasan lapangan kegiatan atau aktivitas BEM
        Pengawasan lapangan adalah pengawasan secara langsung BPM terhadap aktivitas kegiatan BEM dalam         Pelaksanaan Program Kerjanya. Dalam hal ini BPM diwakili oleh Komisi A (Komisi Pengawasan BEM).
2. Dalam Rapat Evaluasi dan Rapat Koordinasi BPM berhak menggunakan:
    a. Hak Interpelasi, yaitu hak untuk meminta keterangan kepada BEM mengenai kebijakan-kebijakan yang        
        dikeluarkan oleh BEM
    b. Hak Angket, yaitu hak untuk mengadakan angket (penyelidikan)
    c.  Hak Menyatakan Pendapat, yaitu hak untuk menyatakan ide atau usulan
    d. Hak Mengajukan, Menganjurkan dan Memberikan Pertimbangan, yaitu hak untuk memberikan arahan-arahan         dan rekomendasi terhadap kinerja dan atau permasalahan yang dihadapi oleh BEM
3. Dalam hal pengawasan kepada BEM, BPM berhak menggunakan:
a. Hak Angket, yaitu hak untuk mengadakan angket (penyelidikan)
4. Poin-poin Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan:
    a. Latar Belakang, tujuan dan sasaran
    b. Arahan
    c. Waktu pelaksanaan
    d. Estimasi dana
    e. Sistem kerja dan koordinasi meliputi:
        1) Tahapan Kegiatan
        2) Proporsi panitia
        3) Administrasi
        4) Mekanisme Kerjasama
5. Mekanisme Kerja
    a. Rapat Evaluasi BPM dengan BEM
        - Sebelum rapat evaluasi, BEM memberikan draft Progress Report secara tertulis selama satu bulan dan            rencana kerja selama satu bulan kedepan.
        - Sebelum rapat evaluasi, BPM harus mempelajari dahulu Progress Report yang telah diberikan BEM.
        - Pada saat rapat evaluasi, BPM mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengarah pada perolehan           
          informasi dan data mengenai hal-hal yang tercantum pada poin-poin pengawasan BPM.
        - Pada saat rapat evaluasi, BEM memberikan keterangan-keterangan dan tanggapan dari pertanyaan
          -pertanyaan yang diajukan BPM.
        - BPM mengkritisi Progress Report BEM apabila terdapat kejanggalan-kejanggalan atau hal-hal yang tidak
          sesuai dengan AD/ART dan GBHK dengan argumen yang dapat dipertanggungjawabkan.
        - BPM memberikan usulan, masukan dan saran yang konstruktif terhadap kemajuan kerja BEM.
    b. Rapat Koordinasi:
        1) Rapat koordinasi awal tahun (semester ganjil dan genap)
            - Sebelum rapat koordinasi awal tahun, BEM memberikan draft Program Kerja secara tertulis mengenai                rencana kerja selama satu tahan kepengurusan
            - Sebelum rapat koordinasi awal tahun, BPM harus mempelajari terlebih dahulu Progress Report yang telah               diberikan oleh BEM
            - Pada saat rapat koordinasi setiap awal semester (ganjil dan genap), BPM mengajukan pertanyaan-
              pertanyaan yang mengarah pada perolehan informasi dan data mengenai hal-hal yang tercantum dalam               rencana Program Kerja BEM selama awal semester akademik (ganjil dan genap) kepengurusan
            - Pada saat rapat koordinasi awal tahun, BEM memberikan keterangan dan tanggapan dari pertanyaan-
              pertanyaan yang diajukan oleh BEM
            - BPM mengkritisi Rencana Program Kerja BEM apabila terdapat kejanggalan-kejanggalan atau hal-hal yang               tidak sesuai dengan AD/ART dan GBHK dengan argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
            - BPM memberikan usulan, masukan dan saran yang konstruktif terhadap kemajuan kerja BEM.
       2) Rapat Koordinjasi Insidental
           - Sebelum rapat koordinasi insidental anggota BPM harus memperoleh data dan menganalisis kegiatan dan              atau permasalahan yang ada.
           - Bekerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk memperoleh data dan informasi mengenai kegiatan dan
             atau permasalahan tersebut
           - Bersama-sama menganalisis data dan informasi yang diperoleh membuat suatu kesimpulan dan atau               kesepakatan dari hasil rapat koordinasi incidental
           - Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi incidental.
       3) Pengawasan Lapangan
           - Mengamati aktivitas BEM dalam melaksanakan program kerja atau kegiatannya untuk disinkronkan dengan              hasil rapat evaluasi dan rapat koordinasi
           - Mencari, mengumpulkan dan menganalisis data serta informasi mengenai hal-hal yang tercantum dalam               poin-poin pengawasan dengan menggunakan hak BPM dalam pengawasan lapangan
           - Hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan BEM dalam hal ini diwakili oleh Komisi A (Komisi Pengawasan BEM)
6. Mekanisme Peringatan
    Mekanisme peringatan dipergunakan apabila BEM FISIP UNPAD tidak melaksanakan tugasnya dan menyimpang     dari arah kebijakan kongres KEMA FISIP UNPAD. Dalam hal ini dipergunakan istilah pelanggaran. Pelanggaran     yang dilakukan oleh BEM dibagi menjadi dua kategori:
    a. Pelanggaran ringan
        Pelanggaran ringan adalah penyimpangan yang dilakukan oleh BEM dengan parameter Program Kerja, yang         diperhitungkan berdasarkan:
        - Tingkat kesesuaian program kerja dengan pelaksanaan di lapangan.
        - Tingkat kepuasan mahasiswa dari program kerja yang dilaksanakan
        Pelanggaran ringan ini akan mengarah kepada penilaian-penilaian pada Laporan Pertanggungjawaban BEM         saat Kongres KEMA FISIP UNPAD.
     b. Pelanggaran berat.
         Pelanggaran berat adalah penyimpangan yang dilakukan oleh BEM dengan parameter sebagai berikut:
         1) AD/ART
         2) GBHK
         3) Rekomendasi kongres
         Pelanggaran berat ini akan mengarah kepada pemecatan melalui tahapan mekanisme peringatan


Adapun tahapan Mekanisme Peringatan adalah sebagai berikut:
1. Surat Peringatan
    Dikeluarkan untuk memberikan peringatan kepada BEM FISIP UNPAD agar memperbaiki kinerja yang dianggap     menyimpang. Surat Peringatan dikeluarkan untuk jangka waktu empat minggu.
2. Memorandum Pertama
    Dikeluarkan untuk jangka waktu tiga minggu apabila Surat Peringatan tidak diindahkan
3. Memorandum Kedua
    Dikeluarkan untuk jangka waktu dua minggu apabila Memorandum Pertama tidak diindahkan.
4. Sidang Istimewa
    Sidang Istimewa diusulkan oleh BPM kepada Kongres KEMA FISIP UNPAD apabila Memorandum Kedua tidak     diindahkan.

Setiap tahapan mekanisme peringatan dibicarakan melalui Rapat Pleno BPM KEMA FISIP UNPAD.

Komisi A Pengawasan BEM
BPM KEMA FISIP UNPAD
Koordinator: Donny Rijaludin
Harri Pratama
Sidiq
Faiz Mujahid

Komisi B :

Mengadakan polling tentang kenaikan SPP/DPP bagi mahasiswa baru 2004, yang melahirkan komunike bersama yang berisi penolakan terhadap kenaikan SPP dan DPP bagi mahasiswa baru 2004.
Komisi B pada tanggal 16 September 2004 telah mengadakan pertemuan dengan ketua BEM dan perwakilan Hima-hima guna membagikan dana kemahasiswaan.

Telah melakukan POLLING TERHADAP KINERJA BEM KEMA FISIP UNPAD.
Telah melakukan pertemuan dengan Ketua BEM dan HMJ di Ruang Sekretariat BPM guna membahas tentang rencana Open House dengan Dekanat.

Komisi C :

Komisi C pada tanggal 16 September 2004 telah mengadakan pertemuan dengan ketua BEm dan perwakilan Hima-hima guna membahasa draft rancangan prosedur pengelolaan pamplet dan spanduk di lingkungan Fisip Unpad

Komisi C juga telah membuat dan mempublikasikan situs BPM.
Bersama-sama kesekretariatan sedang membentuk Panitia Studi Komparatif yang rencananya akan dilakukan ke UI sekitar bulan Februari 2005.

Komisi D :

Komisi D telah berhasil merancang, membuat dan mengesahkan berbagai macam peraturan dan TAP, diantaranya mengenai standardisasi pengawasan BEM, merancang Tatib BPM, SK Tatib BPM.
Mohon maaf Hasil kerja Komisi belum dapat kami tampilkan......

 

 
 
BPM KEMA FISIP UNPAD
copyright@2004